Permasalahan Sosial dalam Lingkup Individu, Keluarga, dan Masyarakat -Ilmu Sosial Dasar

Permasalahan Sosial dalam Lingkup Individu, Keluarga, dan Masyarakat -Ilmu Sosial Dasar

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat” sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalamsatu komunitas yang teratur.

Masalah sosial dalam masyarakat

Masalah sosial muncul dari berbagai kekurangan dari manusia atau kelompok sosial yang bersumber pada faktor-faktor ekonomis,biologis,biopsikologis dan kebudayaan.Berikut ini klasifikasi masalah sosial didasarkkan atas sumber sumber tersebut

1.Problema Ekonomis,antara lain kemiskinan dan pengangguran

Pertengahan tahun 2012 kita dikejutkan dengan pemberitaan dari pemerintah bahawa hutan Indonesia mencapai angka 1.900 trilyun IDR.Hutang pemerintahan ini semakin meberatkan beban rakyat kecil pada saat ekonomi melemah pemerintah bukannya membuat pembangunan ekonomi yang mensejahterkan malah semakin membebani masyarakat.
Maka tidak salah bila masalah sosial dalam masyarakat di negeri ini semakin bertambah karena memang kebijakan pemerintah yang salah dalam mengatur negara.Sebagai contoh PT.Freeport yang menggali emas dari tanah kita tercinta ini tapi adakah hasilnya kepada rakyat sekitar? kita lihat saja masyarakat papua masih telanjang.Sungguh ironis memang melihat keadaan yang terjadi di negeri tercinta kita ini

2.Problema biologis,antara lain munculnya penyakit akibat seks bebas

Penyakit yang paling berbahaya sekarang adalah HIV/AIDS bukan karenaa penyakit itu mematikan tetapi penyakit itu kini semakin menjadi trend di tengah masyarakat kita tentu miris dan merasa takut dengan melihat fakta seperti ini
Seks bebas adalah berhubunagn intim yang dilakukan diluar jalinan/ikatan pernikahan seks bebas merupakan gaya hidup dari barat yang telah meracuni negeri tercinta ini bahkan kalangan penikmat seks bebas terjadi di kalangan remaja SMP dan SMA bahkan untuk usia antara 15-2 tahun yang melakukan seks bebas lebih dari 60%

3.Problema biopsikologis,antara lain bunuh diri,penyakit syaraf,stress,kegilaan.

masalah selanjutnya ialah kasus bunuh diri yang sudah tidak menghebohkan lagi karena bunuh diri juga merupakan trend masyarakat masa kini yang mencoba mengakhiri masa hidupnya hanya karena masalah ekonomi,cinta,maupun masalah pribadi.Dan mereka yang memiliki watak keras dan tidak jauh berpikir kedepan biasanya akan memilih bunuh diri sebagai penyelesaian dari permasalahannya

4.Problema kebudayaan,antara lain perceraian,kejahatan,dan kenakalan anak-anak

Problema kebudayaan ini paling sering terjadi di tengah tengah masyarkat kita perceraian yang merupakan putusnya hubunagn suami-isteri banyak  terjadi karena salah satu pasangan tersebut melakukan selingkuh
selingkuh biasanya terjadi karena semakin mudahnya seseorang berkenalan bersama teman selingkuhannya.Kemajuan teknologi dewasa ini semakin mendorong hal tersebut
Kenakalan dan kejahatan remaja sekarang semakin hari semakin bertambah banyak Contohnya ada sekitar 8 ribu anak SD yang kecanduan memakai narkoba sehingga masuk pada program rehabilitasi

Keluarga merupakan asal dasar permulaan hidup manusia, karenanya bila terjadi masalah dalam keluarga tentunya akan mempengaruhi keadaan sosial dari anggota keluaganya. contoh dari masalah-masalah sosial terjadi dalam keluarga antara lain

  • Permasalahan perceraian orang tua

Permasalahan perceraian orang tua merupakan salah satu masalah sosial dalam keluaga yang cukup banyak terjadi dilingkungan kita saat ini. Masalah ini akan lebih menekan keadaan sosial dari anak-anak nya dalam keluarga. Anak yang ayah dan ibunya berpisah biasanya akan selalu menyendiri atau terkadang anak menjadi susah dikendalikan, alhasil anak-anak dari keluaga tersebut akan lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan yang berada disekitarnya. Contoh : Bani adalah anak dari keluarga yang orang tuanya berpisah. Karena hal itu  Bani lebih sering diluar rumah dibandingkan dengan dirumahnya. Sampai-sampai ia membenci orang tuanya. Ia lebih percaya dengan temannya dibandingkan orang tuanya sehingga ia terbawa dengan temannya, ia mulai mengikuti temannya seperti merokok. Dan pada akhirnya ia ikut-ikutan temannya mencoba narkoba sampai akhirnya ia kecanduan narkoba. Dari contoh tersebut dapat kita simpulkan bahwa perceraian orang tua merupakan masalah sosial keluarga yang sangat mempengeruhi mental anak sehingga menjadi lemah dan kehilangan akal sehatnya. Oleh sebab itu, orang yang mengalami seperti ini harus diberikan perhatian khusus sehingga tidak terjebak dalam lingkungan sosialnya yang negatif.

  • Permasalahan Perekonomian

Masalah Perekonomian merupakan salah satu faktor yang memicu masalah sosial dalam keluarga. Keadaan ekonomi yang kurang menentu kadang membuat seluruh anggota keluarga tersebut  bertindak secara tidak rasional dan menghilangkan nilai moralnya. contohnya : Redy seorang anak dari keluarga yang bercukupan. Namun pada suatu hari ia ingin mengupgrade komputernya. Setelah itu ia meminta pada orang tuanya, namun sayang orang tuanya akhirnya menolaknya dengan alasan hal tersebut tidak terlalu mendesak namun Redy memaksa. Namun akhirnya ia hanya mendapatkan amarah orang tuanya yang sudah kelelahan mecari uang. akhirnya Redy mencuri uang orang tuanya secara diam-diam untuk membeli apa yang dia inginkan. Dari contoh tersebut walaupun tidak secara langsung masalah terjadi dalam keluarga namun salah anggota keluarga akan merasakan suatu tekanan sehingga ia akan berbuat tanpa berfikir dengan jernih.

  • Permasalahan Harmonisasi keluarga

Harmonisasi Keluarga merupakan masalah sosial dalam keluarga. Hal ini tidak jauh berbeda dengan perceraian orang tua. Ketidak harmonisan membuat anggota keluarga tidak betah berkumpul bersama keluarga bahkan hingga tidak betah terhadap rumahnya sendiri. Sehingga keluarga tersebut lebih senang aktivitas personalnya diluar rumah. permasalahan sosial ini tentunya akan mempengaruhi keadaan mental dan psikis anggota keluarga tersebut terlebih lagi anak-anak. Anak-anak akan merasa tertekan dan merasa kurang betah bahkan membenci keluarganya. contoh: Pangki merupakan anak tunggal dari pengusaha kaya. Namun sayangnya dirumahnya ia hanya mendapatkan pertengkaran-pertengkaran dari orang tuanya, alhasil ia kekurangan orang tuanya. Setiap ia bersama orang tuanya ia hanya mendapatkan amarahnya saja. Akhirnya Pangki pun stress dan kabur keluar rumah, ia mengikuti ajakan teman-temanya yang negatif. dan akhirnya ia moralnya menjadi rusak dan tak terkendali lagi. Dari contoh diatas seseorang dari keluarga yang tidak harmonis akan kekurangan perhatian dan kasih sayang. Oleh karenanya orang dalam masalah sosial tersebut harus mendapatkan arahan dan kasih sayang yang positif dari lingkungannya.

  • Permasalahan lingkungan sosial

Permasalahan yang satu ini pasti akan dirasakan pada setiap keluarga. Setiap keluarga pastinya akan melakukan interaksi pada lingkungan sosialnya. Lingkungan akan dengan cepat menilai keadaan sosial dalam keluarga tersebut. Namun lingkungan sosial dapat membuat masalah dalam sebuah keluarga. Contoh: keluarga Rezy merupakan keluarga yang baik dan bermoral. Namun pada suatu saat keluarga tersebut pindah dalam suatu lingkungan yang kurang baik. Setelah beberapa lama anak-anak dari Rezy menjadi pembantah semua, akhirnya sering terjadi pertengkaran keluarga dan menyebabkan keluarga tidak harmonis lagi. Dari contoh diatas lingkungan sosial merupakan suatu masalah dalam keluarga. Apabila keluarga tidak memiliki moral yang kuat maka lingkungan akan dengan mudah menggoyahkan keluarga tersebut. Oleh karena itu untuk menghadapinya keluarga harus ditanamkan moral dan prinsip secara konsisten sehingga tidak mudah terpengaruh terhadap lingkungan sosial.

Dari beberapa permasalahan yang dibahas ada beberapa faktor yang cukup membuat masalah sosial dalam keluarga yaitu faktor moral, prinsip, keyakinan, dan sosialisasi. oleh sebab itu keluarga harus menanamkan moral, prinsip, keyakinan, dan sosialisasi semenjak dini sehingga sudah tertanam kuat dalam masing-masing anggota keluarga.

Individu pada umumnya diartikan perseorangan,atau individu juga umumnya diartikan manusia perorangan.Individu merupakan satuan unit terkecil dari suatu kelompok atau masyarakat yang tidak dapat dibagi dan dipisah lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.Dalam keluarga misalnya, kakek,nenek,ayah,ibu,adik,dan kita sendiri merupakan individu-individu.Dalam masyarakat, individu adalah anggota masyarakat atau warga yang masing-masing memiliki karakteristik dan ciri-ciri yang berbeda.
Individu-individu dalam masyarakat cenderung membaur dan bergabung membentuk masyarakat. Umumnya individu yang berkarakteristik sama membentuk kelompok-kelompoknya masing-masing

Dalam kehidupan ini,pasti setiap individu baik manusia,hewan,tumbuhan,dan organisme lain akan mengaami suatu proses perubahan baik lahir maupun batin menuju kearah yang lebih kompleks dan sempurna.Setiap individu-individu tersebut mengalami perubahan yang disebut dengan Pertumbuhan dan Perkembangan sesuai dengan tingkat umurnya.Pertumbuhan dan perkembangan sendiri menurut J.P Chaplin dalam kamusnya mengatakan bahwa “Tahap-tahap perubahan yang progresif dan terjadi dalam rentang waktu kehidupan manusia dan organisme lainnya,tanpa membedakan aspek-aspek yang terdapat dalama organismennya“.
Jadi menurut pendapat saya pribadi, perkembangan itu merupakan suatu proses pendewasaan baik dalam aspek psikologi maupu mental serta cara berpikir kita ke arah yang lebih dewasa serta cara berpikir kita untuk mendapatkan hal-hal yang baru dalam hidup kita.Walaupun globalisasi yang kita alami kadang tidak selalu sempurna.Perkembangan itu tidak dapat diukur tetapi orang di sekitar kita lah yang dapat mengukur perkembangan kita,perkembangan ini berbeda dengan pertumbuhan yang dapat diukur secara matematis pertumbuhan itu sendiri adalah proses dan perubahan FISIK berbeda dengan perkembangan yakni perubahan MENTAL.Dalam pertumbuhan yang diamati seperrti berat badan,tinggi badan

Sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat

Disadur dari:

http://www.anneahira.com/masalah-sosial-dalam-masyarakat.htm

http://dhandydhandy.blogspot.com/2012/10/ilmu-sosial-dasar-individu-keluarga.html

http://adcadesign.wordpress.com/2010/10/05/masalah-sosial-keluarga/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s